Breaking News

Minggu, 01 November 2020

Buang Sampah Dalam Pikiranmu Dengan Cara Ini

Anda tau apa itu sampah? ya sisa atau hasil dari suatu olahan biasanya berupa limbah. Dalam rumah tangga memang biasanya banyak menghasilkan sampah hasil kegiatan sehari-hari.

Namun bagaimana bila sampah itu ada dalam pikiran anda?





Pagi ini saya menyadari kalau handphone saya sudah agak melambat alias lemot. Saya mengira karena banyaknya aplikasi yang saya instal, tapi setelah menghapus beberapa ternyata masih lemot juga. Wah apa lagi ya? pikir saya.

Setelah mengecek galeri ternyata ada sangat banyak sekali gambar hasil tangkapan layar saya yang sejujurnya saya sendiri sudah lupa kapan saya menyimpannya.

Saya menyadari inilah penyebab lemotnya handphone saya.

Kemudian saya memikirkannya ternyata dalam kehiidupan ini ada banyak orang yang seperti kasus handphone saya tadi, ada banyak orang yang menyimpan sampah dalam pikirannya. Anda mengerti maksud saya? Ada banyak yang menyimpan kekhawatiran tanpa mereka tau kenapa mereka menyimpannya.

Saya memahami memang wajar setiap orang memiliki kekhawatiran tentang masa depannya. Pertanyaannya apakah kekhawatiran itu perlu?

Kekhawatiran semacam ini sama seperti kasus handphone saya, saya menyimpan begitu banyak gambar yang saya rasa menarik kemudian saya lupakan. Walaupun sya lupakan tapi ternyata efeknya begitu terasa yang menyebabkan handphone saya menjadi lemot.

Ada baiknya kita melihat ke dalam diri kita apa saja yang kita pikirkan selama ini kemudian anda memutuskan apa saja yang ingin anda simpan di dalam pikiran anda. Hal ini cukup sulit karena hanya diri kita sendiri yang mampu melakukannya.

Dalam kasus handphone tadi saya menyadari kalau kesehatan pikiran kita bukan hanya apa yang kita simpan di dalamnya tapi apa saja yang kita abaikan. Dengan saya men-delete hal yang tidak saya perlukan maka saya membersihkan pikiran saya.



Bayangkan kalau saya terus menyimpan file-file tersebut tanpa pernah menghapusnya rasanya tinggal menunggu waktu kalau handphone saya untuk tidak dapat digunakan lagi. Maka pikiran kita juga sama kalau kita terus menyimpan beban maka akan menyakiti mental kita sendiri. Salah satu saran yang bisa saya berikan adalah dengan menulis kegelisahan anda.

Kenapa saya menulis tentang hal ini juga merupakan cara saya untuk mem-filter pikiran saya dari sampah yang merusak pikiran saya.

Saya sedang mencari cara terbaik untuk membuang sampah dalam pikiran ini, akan saya tuliskan dalam postingan berikutnya.


Salam berbahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Edited By @ronin25h